This is some text prior to the author information. You can change this text from the admin section of WP-Gravatar Final year student, General Studies Faculty of Arabic Language, Al-Azhar Asy-Syarif University, Cairo, Egypt.


Hari ini aku menyempatkan diri untuk melihat satu sudut kota Mesir yang belum pernah ku kunjungi sebelum ini. Syuq Sayfie adalah sebuah pasar yang terletak berdekatan dengan Masjid dan kubur Imam Syafii rahimahullah, tempatnya agak terpencil dan jauh dari pusat bandar. Persekitarannya agak kumuh (walaupun secara keseluruhan kebersihan kota kaherah ni memang menyedihkan) dan sesak. Untuk suhu udara masih sejuk yang membuatkan aku berasa agak selesa untuk berada di situ, tak dapat dibayangkan bagaimana keadaannya di musim panas, tentunya aroma tubuh orang-orang di sini boleh membuatkan aku pengsan. Kami mula menyusuri kawasan pasar yang ketika itu telah penuh dengan penjual dan pembeli, mungkin sekitar jam sembilan pagi.

Kami sempat bertanya direction kepada penumpang yang bersama-sama kami di dalam van dan dia bersedia menghantarkan kami ketempat tujuan. Ternyata pasar ini sangat panjang, bermula dengan kawasan pakaian, kasut, barangan dapur, hardware, sabun, diteruskan dengan deretan penjual buah-buahan, daging ikan pekasam, ikan kering dan berakhir dengan pasar binatang hidup. Aku berasa sangat excited bila tiba disitu, mana tidak, binatang-binatang yang tak pernah terpikir untuk beli ternyata dijual disitu dengan harga yang sangat murah. “Kalaulah abang aku sampai kat pasar ni mesti gembira sakan dia” bisikku dalam hati. Memang aku dan adik beradikku suka memelihara binatang, kami pernah memelihara ikan, kucing, lobster, kura-kura, salamender, iguana, hemster, tikus mikeymouse, arnab, ayam katik, burung mutiara, ayam belanda, angsa (padahal rumah kitorang kat tengah bandar camne tah boleh bela binatang-binatang ni). Antara binatang yang menarik perhatian aku adalah Helang Amerika (berbulu silver dan putih) dijual dengan harga 200 LE dalam 100 RM, Helang Africa (berbulu brown keemasan)dengan harga 40LE, ular dengan harga 40, landak, dhab, kura-kura padang pasir, dan binatang-binatang peliharaan biasa lainnya. Cumenya sayang sebab aku tak dapat bawak bersama kameraku tercinta.

Iguana ni sebangsa dengan iguana yang ada kat umah aku sekarang

Berjam-jam kami disana sehinggalah azan jumaat berkumandang.

PESANAN KHATIB DI SYUQ SYAFIE

Aku sempat merekam beberapa kisah sebagai buah tangan dari Syuq syafie yang disampaikan khatib yang mungkin berumur sekitar 30-40 tahun.

Dia menceritakan bahwa pada suatu ketika ada seorang yang zalim dan angkuh yang sering melakukan kejahatan sesuka hati. Pada suatu hari si zalim ini melihat seorang nelayan yang kembali dengan hasil tangkapan yang banyak. Seperti biasa dia pun dengan angkuhnya merampas hasil tangkapan tersebut. Setelah dia menikmati ikan tersebut dia merasakan sakit pada jari-jemarinya dan bergegas ke dokter. Si dokter menasihatkan agar tangannya telah terkena racun dan sebaiknya jari -jemarinya itu dipotong. Kerana tidak tertahan lagi dengan sakit yang menyiksanya lalu dia bersetuju agar jari-jemarinya dipotong. Sekembalinya di rumah sakit yang dirasakan tidak beransur pulih bahkan merebak ke pergelangan tangan dan pergelangan itu turut juga dipotong setelah nasihat dari dokter yang dia temui. Penderitaannya tidak berhenti disitu bahkan kesakitannya bertambah hinggalah kesiku dan kemudian ke bahunya. Melihat keadaan yang pelik ini maka dokter menanyakan apakah berlaku apa-apa sebelumnya. Lalu dia teringat akan perbuatannya merampas ikan dari si nelayan yang sholeh dan taat kepada Allah SWT. Tanpa berlengah maka dia pun terus mencari nelayan itu dan meminta ampun dan maaf sambil mencium tangan dan kaki nelayan itu dengan harapan nelayan itu mengampuni kesalahannya. Nelayan itu ternyata menyebut bahwa ketika ikan-ikannya dirampas dia berdoa’ “Ya Allah tunjukkanlah kepadaku QudrahMu” dan kita semua mengetahui bahwa doa mereka yang teraniaya dikabulkan.

Moral: Allah SWT menganugerahkan kekuatan dan kelebihan bukan untuk disalah gunakan. Sehebat-hebat manusia hebat lagi pencipta manusia.

Leave a Reply