Statusku kini berubah !!!
Posted on August 9th, 2007 in Uncategorized
Hari ni adalah hari yang sangat bersejarah. Hari yang merubah status hidupku. Hari yang memotivasiku untuk selangkah lebih maju, meninggalkan zaman bujangku.
Hari ini si kecil telah pun lahir. Si kecil yang bakal menceriakan lagi rumah kami. Si kecil yang akan menjadi wanita sholehah, ibu kepada sebuah generasi pembaharu yang akan memimpin dunia ini.
Buat abangku dan kakak iparku, hanya tahniah dan ucapan selamat serta segulung doa yang mampuku hadiahkan pada kalian. Teringat pepatah arab yang dulu sering kita dengar “waladatka ummuka bakiyan wannasu haulaka yadhakuna sururan, ihris ala amalin iza baku tadhaku sururan” yang artinya, “Engkau dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan menangis sedang orang disekitarmu tertawa gembira, raihlah suatu pekerjaan yang apabila orang disekitarmu menangis sedang kamu mampu tertawa gembira” pepatah ini menerangkan bagaimana sang kecil lahir di dunia dalam keadaan menangis, penuh ketakutan menghadapi alam baru yang penuh cabaran. Dari kegelapan rahim sambil menumpang tali makanan dan oksigen dari sang ibu kemudian terjun ke alam yang terang benderang penuh cahaya dan seketika itu juga hidung berfungsi menghirup oksigen melepaskan diri dari sang ibu. Penuh kegelisahan. Sedang mereka yang menanti dengan wajah berseri-seri bergelak ketawa melihatmu sang kecil yang masih kemerah-merahan. Memuji-muji ciptaan tuhan. Sedarlah sang kecil, tidak ada ketawa yang berkepanjangan dan duka yang selamanya. Maka usahalah engkau mengharungi masa-masa mencabar yang penuh derita ini sehingga suatu saat manusia menangis kesedihan sedangkan kau mampu tersenyum gembira atas apa yang telah kau usahakan.
Kini beban kalian bertambah. Waktu, tenaga dan harta kalian perlu dibahagi sama rata. Maka bersabarlah. Yakinlah akan yang Maha pencipta sang pemberi rezeki. Kalianlah yang memegang berus mencorak kanvas putih ini. Baik buruknya. Cantik jeleknya. Semuanya ditangan kalian.
Si kecil adalah anugerah, rahmat, juga ujian. Bersyukurlah dengan mengasihi dan mendidiknya. Sepertimana dulu sang ibunda dan ayahanda mengasihi kita.
Buat anak buahku, Selamat Datang ke Darul ‘Amal… Selamat Datang ke Tempat Bercucuk tanam… Selamat Datang ke Pentas Kehidupan. “Allahumma faqqihha fiddin wa ‘allimha ta’wil..”

Leave a Comment