Haza min fadhli rabbi a asykur am akfur.
Segala nikmat yang kita kecap semuanya merupakan fadhilah yang Allah SWT karuniakan kepada kita untuk menilai dan melihat apakah kita akan bersyukur atau sebaliknya. Sikap kita terhadap nikmat hanya dibagi kepada dua iaitu syukur atau kufur. Segala sikap yang positif itu dianggap syukur dan yang negatif adalah kufur. Allah SWT berfirman, “Lain syakartum la azidannakum wa lain kafartum inna azabi lasyadid..” Jika seandainya kalian bersyukur maka sungguh akan aku tambahkan buat kalian (nikmat) dan jika seandainya kalian kufur (ketahuilah) sesungguhnya azabku teramat pedih..”
Kesyukuran tidak cukup diterjemahkan dengan ucapan lisani sahaja. Ia perlu juga diterjemahkan kepada sikap dan semua yang berbentuk amali. Jika kita meraih nikmat kelulusan, bermakna kita perlu bersyukur dengan meningkatkan prestasi tersebut. Peningkatan itulah yang bakal menghadirkan tambahan nikmat dari Allah SWT.
Sungguh cepat masa berlalu. Dalam kesedaran yang tidak berapa sedar, ternyata aku sudah pun menyelesaikan tahun yang ketigaku di daratan Afrika ini. Keputusan peperiksaan bagi tahun ketiga pun telah aku terima. Bagaimana hasilnya? Alhamdulillah berkat sokongan dan doa yang sering diberikan kepadaku dari berbagai pihak, tidak terkecuali pengunjung-pengunjung blog ini, hasil yang diterima membolehkan diriku melangkah ke tahun akhir di universiti tempat aku menuntut. Hari-hari menerima keputusan yang baik tentunya patut memberikan kegembiraan kepada ramai pihak apalagi kepada si penerima keputusan. Namun, kegembiraan itu walau dirasa masih juga diganggu dengan perasaan hiba. Ramai teman yang menerima hasil yang tidak menggembirakan. Aku teringat wajah seorang temanku yang sempat aku temui di depan pintu masuk kuliah. Dia seorang warga negara Rusia. Merah wajahnya ketika aku menanyakan hasil keputusan yang dia terima. Sambil masih usaha tersenyum dia menyatakan kegagalannya untuk berada di tahun akhir pada sesi akan datang. Empat mata pelajarannya gagal. Debaran hatiku makin menjadi-jadi kerana saat itu aku sendiri belum tahu nasibku seperti apa. Kehibaan yang menyelebungi dicampur rasa risau akan nasib sendiri membuatkan tidak lagi berani untuk sekedar bertanya hasil yang diraih teman-temanku yang lain. Ianya sangat berat dan menyakitkan.
Ketika melihat pengumuman yang ditampalkan aku bagaikan ingin lompat kegirangan. Syukur Allah SWT masih lagi sudi memberikan nikmat-nikmatnya yang sungguh tak terkira walaupun Dia Maha Tahu yang aku sering kali menzalimi diri sendiri dan tidak sepenuhnya taat kepadaNya.
Mencipta sejarah diri yang gemilang?
Aku sering berharap agar mampu mencipta sejarah diri yang gemilang seperti mana yang sering aku statuskan id-ymku. Ia bukanlah suatu angan-angan sebenarnya akan tetapi ia merupakan harapan yang ingin dicapai. Ingin sekali aku menjadi pencetus sejarah baru sebagai mahasiswa Asia pertama yang meraih mumtaz di fakultiku. Ya, setakat ini pelajar Asia belum ada yang mencapai tahap itu. Jangankan mahasiswa Asia, mahasiswa Arab yang meraih mumtaz di fakultiku hanya dapat dihitung dengan jari. Ya, memang tidak lebih dari sepuluh. Padahal jumlah mahasiswa begitu ramai. Ratusan!!
Kejayaan kali ini memberikan aku banyak semangat untuk terus berbuat dan berusaha. Aku mula memikirkan beberapa perkara yang kiranya mampu membantu adik-adik kelas difakultiku. Mungkin aku perlu mengadakan sebuah program pengenalan fakulti dan cara bermu’amalah dengannya. Ini kerana peratusan mahasiswa Malaysia di fakultiku yang gagal sangat-sangat besar. Semoga ia ter-realisasi dan menjadi wadah mengekspresikan kesyukuranku.
Sekali lagi ingin aku nyatakan disini perasaan syukur dan ribuan terima kasih teruma kepada ibunda dan ayahanda, guru-guru, keluarga besarku, teman-teman seperjuangan dan teman-teman maya yang sering berkunjung ke blog ini. Terima kasih atas dorongan dan doa yang kalian berikan yang menjadi penyebab utama kejayaan ini. Mohon agar tidak bosan-bosan memberi nasihat, teguran, motivasi dan doa kepadaku. Allah sajalah yang mampu membalas segala jasa baik yang telah kalian curahkan.
Allahummaj’alna min ibadikassyakirin, syabirin, mutafawwiqin, sholihin, radhiin bima qasamta lana.. Amin Amin..







August 1st, 2008 at 1:28 pm
BALAS DENDAM … hehe
copy & paste jerk tag nih …
I was tagged by GhOsT_MaR at August 1 , 2008
What is your full name?
1) What is the most important thing in your life?
2) What is the last thing that you bought with your own money?
3) Where do you wish to get married?
4) How old do you think you will be permanently owned by your love?
5) Are you in love?
6) Where was the last restaurant you had dinner?
7) Name the latest book that you bought?
9) Do you prefer your mother or father?
10) Name a person that you really wish to meet in real life for the first time.
11) Christina or Britney?
12) Do you do your own laundry?
13) The most exciting place you want to go?
14) Hugs or kisses?
15) Point out 5 things about the person who tagged you.
16) 8 things I am passionate about:
17) 8 things I say too often:
18) 8 books I’ve read recently:
19) 8 songs I could listen to over and over again:
20) 8 things I learned last year:
SELAMAT MENJAWAB !!!