Islam Menjaga Akal Fikiran Manusia

Posted on April 7th, 2007 in Uncategorized

Apa yang ingin saya bincangkan adalah gambar yang ada didalam keratan akhbar ini. Betapa tidak masuk akalnya apa yang mereka lakukan. Kadang sering berasa aneh dan pelik, mengapa mereka mahu melakukan hal yang demikian. Syukur sekali kita dianugerahkan cahaya iman dan islam. Islam walaupun tidak menyuruh pemeluknya bergantung pada akal sepenuhnya namun Islam juga sangat menghormati dan menjaga kemurnian berfikir manusia. Tidak ada satuhal pun di dalam Islam yang menyuruh umatnya untuk tidak berfikir.

Banyak orang ketika membicarakan tentang Allah SWT memilih untuk tidak mempertanyakan lebih lanjut tentangnya. Di dalan hal ini saya berpendapat bahwa bukanlah Islam melarang kita untuk berfikir. Namun, di dalam berfikir kita perlu mengambil kira kemampuan dan skop yang mampu akal kita fikirkan. Sangat tidak masuk akal dan sia-sia seandainya sesuatu yang memang tidak mampu akan tetapi tetap dipaksakan.

Mari kita ambil pelajaran dari kisah kaum terdahulu yang meminta kepada Nabi-Nabi mereka untuk diperlihatkan Tuhan seandainya mereka (para nabi) adalah orang-orang yang berkata benar. Ketika membahas hal ini ada ulama yang mengatakan bahwa permintaan seperti ini sangat tidak masuk akal. Kerana mereka meminta sesuatu yang mereka sendiri tidak mampu. Seakan-akan mereka ingin mengatakan “lihat aku akan angkat bukit ini kalau kamu tidak percaya!” padahal mereka tidak mampu melakukannya. Mereka meminta sesuatu yang mereka tidak mampu, bagaimana mereka hendak melihat Allah SWT yang Maha Besar dan Maha Agung sedangkan mereka ketika melihat sinaran matahari sahaja boleh menyebabkan mata mereka buta. Mereka tidak mampu melihat matahari yang sangat kecil apalagi untuk melihat Allah SWT sang pencipta Matahari.

Dari kisah diatas sangat jelas mengapa tidak perlunya kita membahas tentang si Pencipta. Berfikirlah pada apa yang telah diciptakan dan janganlah berfikir tentang si Pencipta. Lihat bagaimana Islam mengajar ummatnya menjaga dan menggunakan akal sesuai dengan kemampuan dan kapasiti akal itu sendiri.

Islam sangat menjaga akal sehingga akal dapat menerima segala sesuatu sesuai dengan hakikatnya. Di dalam peristiwa yang terjadi antara Nabi Isa AS dan ummatnya sebagai contoh, telah Allah SWT jelaskan dengan sangat mudah dan nyata. Tentunya ianya logik. Dengan kebesaran dan kekuasaan Allah diciptakan Nabi Isa sepertimana diciptanya Nabi Adam. Maryam berkata “Bagaimana mungkin aku melahirkan anak sedangkan aku tidak pernah menyentuh lelaki” lalu Allah SWT berfirman ” Begitulah Allah menciptakan apa yang Dia inginkan, sesungguh Aku ketika menginginkan sesuatu maka jadilah ia”.

Manusia-manusia yang tidak memahami konsep kehidupan seperti yang Allah SWT ajarkan seringkali keliru. Mereka tersesat di dalam kebodohan mereka sendiri. Mereka mendengar bisikan-bisikan syaitan yang seringkali menjerumuskan mereka. Islam tidak pernah menyuruh seseorang untuk menyakiti dirinya. Harga sebuah nyawa bagi Islam adalah amat sangat berharga. Bahkan Islam turut menjaga nyawa binatang, tumbuh-tumbuhan dan alam sekitar. Syariat Islam yang diturunkan semuanya menjadi sebuah pelindung bagi manusia itu sendiri. Islam dicipta untuk menjaga seluruh aspek kehidupan manusia bermula dari akal, nyawa, harta dan keturunan. Sungguh indah dan sempurna Islam itu.

Alangkah kasihannya mereka yang masih berhambakan kebodohan yang menyangka dengan menyakiti diri dapat menghapuskan dosa. Alangkah ruginya mereka yang masih menghujat tudung dengan tipuan hak asasi manusia. Sangat sempit pemikiran mereka. Ketika dunia sedang riuh mencari penawar penyakit AIDS, Islam sejak 1400 tahun yang lalu telah memberitakan penawarnya dalam sepotong ayat sahaja “Dan janganlah engkau dekati perbuatan zina”. Hanya dengan sebuah ayat yang sangat pendek namun penuh berisi, ianya telah berjaya melindungi kaum manusia dari AIDS dan menjaga keturunan manusia. Maha suci Allah SWT yang telah menjadikan Islam dan menurunkan Al-Quran yang telah mengajak manusia untuk menggunakan akal pikiran secara tepat dan benar agar ia selamanya terjaga.

Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada mereka…

Published by taqeyyabella

One Response to “Islam Menjaga Akal Fikiran Manusia”

  1. hadfina Says:

    mohon copy untuk rujukan assigment terima kasih

Leave a Comment

Share