“Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril mazkur naqdan…” seketika suasana hening itu berubah menjadi agak bising dengan bisikan-bisikan hadirin sebelum pecah dengan ucapan selamatÂÂ dari penghulu, “Mabruk…” semoga Allah SWT memberkati.
Entah kenapa aku seakan ingin menangis. Padahal aku ketika itu ditugaskan sebagai MC (Master of ceremony) pada uparaca akad nikah Agus dan Oshin. Pikiranku [...]






